Sunday, 10 March 2013

Ibu Ku Seorang Tukang Sapu

Assalamualaikum W.B.T :)

Terlihat di jalanan
Seorang  warga emas
Berjalan terhuyung hayang
Memikul bakul dan sampah

Terlihat di jalanan 
Seorang anak muda
Pantas menuju ke arah warga emas
Memeluk dan mencium pipinya

Terlihat di jalanan
Warga emas tersenyum manja
Mencium dahi licin anak muda
Lalu mereka ketawa bersama

Terlihat di jalanan
Bersama memikul bakul dan sampah 
Beriringan bersama melintas jalan penuh sesak
Berpimpinan tangan melangkah setapak demi setapak

Terlihat di jalanan
Anak muda memikul bakul
Warga emas sibuk menyapu
Membersih kota raya yang penuh sesak

Terlihat di jalanan
Warga emas terkulai layu
Terbaring di jalanan dibasahi darah merah
Bertaburan isi bakul dan sampah
Anak muda terkesima
Menitis air dari kelopak mata

Terlihat di jalanan
Sesak sempit di kiri dan kanan
Mata meliar mencari penyelesaian
Mencari bantuan di antara kiri dan kanan

Terlihat di jalanan
Pelukan terkahir warga emas
Terlihat di jalanan
Titisan air mata bersama titisan darah merah
Pelukan menjadi tatapan, laungan menjadi bisikkan
Perginya ibu ku sebagai tukang sapu

Nukilan - 
Nashriq Ismail, 
PC Fair Mid Valley, 09/03/2013 - 3.30 PM

2 comments:

  1. salam, abg nash.. nape sedih2 ni. huuu.. saya pun sedih baca. hu. :(

    ReplyDelete
  2. Wasalam. Mad, jgn sedih. Hee.. Ini kebetulan je. Tgh tgu org beli brg dkt pc fair ttbe idea tu dtg. Thanks mad comment. ;)

    ReplyDelete